Tampilkan postingan dengan label efek rumah kaca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label efek rumah kaca. Tampilkan semua postingan

Rokok mempercepat Global Warming ?

Saya seorang perokok. Mungkin bisa dikatakan sudah menjadi pecandu berat. Saya sudah merokok semenjak SMP. Ya!! Saya ga tau sudah berapa ratus batang rokok yang sudah saya konsumsi. #MaapJadiCurhat.

Ngomongin soal rokok. Setelah saya melakukan survey di postingan sebelumnya. Nah disitu terlihat jelas, ada beberapa opini mengenai hubungan rokok dan global warming. Sebagian orang mengatakan bahwa merokok di berpengaruh terhadap global warming, dan sebagian lagi mengatakan sebaliknya. Disini saya akan memperjelas atas apa yang terjadi #Pret.

Menurut postingan sebelumnya mengenai penyebab global warming yang saya cantumkan di sini, gas CO2 dan Metana adalah unsur yang paling mempengaruhi tidak keluarnya panas matahari dari bumi. Dan tahukah anda? Bahwa rokok memiliki 2 unsur tersebut. Ya benar!! Rokok mengandung gas CO2 dan Metana.



Memang benar kandungan CO2 dan Metana di dalam rokok sangat sedikit sekali. Merokok bukan faktor utama penyebab terjadi nya Global Warming, dan mungkin saja pengaruhnya hanya 0,0000000000001%. Namun, jika dalam sehari seseorang bisa menghabiskan 1 bungkus rokok (sekitar 16-20 batang), bayangkan saja berapa batang rokok yang dihabiskan perokok seluruh dunia dalam sehari. Anggap saja terdapat 2 Miliyar orang (20% penduduk bumi) yang menghisap rokok 20 batang dalam sehari dan kalau setiap batang menghasilkan 1 liter gas CO2. Jika dikalkulasikan "20 batang X 1 liter CO2 X 2 Milliar Perokok" maka dalam sehari akan menghasilkan sekitar 20 milliar litter CO2.

Jadi menurut saya, merokok memang menjadi salah satu faktor terjadinya Global Warming. Selain gas CO2 dan Metana. Dari proses pembakaran rokok juga menghasilkan gas Nitro yang merupakan unsur penahan panas matahari di bumi. Selain menjadi penyebab Global Warming, tentu saja rokok menjadi sumber penyakit. Baik aktif maupun pasif, merokok tetap membahayakan kesehatan.

Seperti yang saya tulis di awal postingan, saya juga merokok. Dan saya saya sadar bahwa merokok itu sangat mengganggu kesehatan. Saya tulis di atas agar tidak terkesan munafik #peace. Mungkin setelah ini, saya berusaha untuk merubah semuanya. Hanya tinggal tunggu waktu dan niat saja.

Selain niat dari individu, saya rasa peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam pengurangan asap rokok. Sebagian daerah sudah menjalankannya, seperti tidak boleh merokok di angkutan umum, di perkantoran, dan di beberapa tempat lainnya.

Cukup sudah postingan singkat saya hari ini. Semoga bisa menjawab apa yang dipertanyakan selama ini.
Saya rasa, tulisan peringatan di kotak rokok harus diganti secepatnya, menjadi ....
Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin, serta global warming.

Apa kata mereka ?


Hai hai... #SokAkrab
Postingan kali ini, saya mau ngebahas sejauh mana pengetahuan manusia tentang Save Our Earth dan apa saja yang sudah dilakukan dalam upaya menyelamatkan bumi dari global warming. Caranya? Tentu saja dengan survey. Saya telah mensurvey beberapa responden dengan cara wawancara baik langsung maupun tidak langsung (dalam hal ini, saya menggunakan fasilitas chat di facebook dan responden dipilih secara random), serta saya juga meletakkan kuesioner di beberapa group facebook.

Dalam proses wawancara, beberapa orang kabur melarikan diri #KisahNyata. Mungkin karena koneksi yang lemah, atau mungkin tidak bisa menjawab. Dan beberapa responden menjawab dengan kocak, ntah karena mereka benar-benar tidak tau, apa mungkin memang tidak serius dalam menjawabnya, biarlah hanya tuhan, mereka dan pak satpam kampus yang tau.

Berikut hasil wawancara kepada beberapa responden dan juga jawaban kuesioner yang dikirim ke mailbox facebook saya . Saya cantumkan dua versi jawaban, yang serius dan yang konyol.

Cekidot !!



Pertanyaan 1 :
Apa yang kamu ketahui tentang SOE ?
Jawaban :
Gerakan untuk mengurangi dampak negatif yang terjadi pada bumi seperti mencegah menipisnya lapisa ozon dll.
mungkin penyimpanan data. betul tak? 
Pertanyaan 2 :
Cara apa saja yg kamu tau untuk mencegah kerusakan bumi ?
Jawaban :
Mencegah kerusakan bumi sih menurut abang sudah tidak bisa dilakukan dengan alasan:
1. kurangnya kekompakan dalam berkepedulian terhadap lingkungan dan bumi.
2. terlalu individualis.
3. tidak adanya tindak lajud yang maksimal setelah diadakannya label SOE ini.
Namun, untuk memperbaiki masih bisa dengan menekankan idealisme diri terhadap alam, dan itu harus dilakukan dengan sesegera mungkin.
Sabar gw mikir dulu.
*setelah setengah jam kemudian
Gw lupa ndu!! :D

Pertanyaan 3 :
Apa yang kamu ketahui tentang Global warming ? apa akibat yang ditimbulkan ? 
Jawaban :
Global warming adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.Meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem. 
Gak terlalu tahu sih, yang saya tahu adalah Global TV, ada acara spongebob, obsesi dll..

Pertanyaan 4 :
Apakah yang telah kamu lakukan (sadar maupun tidak) dalam mencegah global warming ?
Jawaban :
Yang wa sadar wa udah ga make motor yang bikin polusi lagi. 
Menanam pohon. 
Penghijauan, hemat listrik.
Buang sampah pada tempatnya, gak kencing sembarangan, ngasih pengemis duit.
Pertanyaan 5 :
Apa saja hewan langka / hampir punah yang kamu ketahui dan bagaimana cara melindunginya? 
Jawaban :
 Orang utan, harimau sumatera, badak cula satu, komodo dll. Sanksi tegas pemburu binatang tersebut.
Burung cendrawasi,harimau sumatra, cara melindunginya masukin spesies" tsb ke suaka margasatwa atau dimana habitat spesies" tsb berasal dan jangan diganggu / ditangkap.
Yang jelas bukan saya :P. Dibuatkan kandang diatas gunung, dipasung kakinya, dicarikan spesies sesama jenis, biar bisa saling tusbol men-tusbol
 Pertanyaan 6 :
Kapan diperingatinya hari bumi ?
Jawaban :
Kalo gak salah 22 April.
Jangankan hari bumi, hari ulang tahun bapakku aja aku gak tau .
Pertanyaan 7 :
Apa yang kamu ketahui tentang efek rumah kaca ? 
Jawaban : 
Perusakan atmosfer akibat dampak panas yang memantul.
Kondisi dimana permukaan benda langit seperti bintang, planet meningkat secara drastis.
Pokoknya panas bumi dari matahari itu tertahan di bumi, jadi panasnya ga bsa keluar.
Tuan rumah ga punya rasa malu, secara kan segala aktipitas kelihatan dari luar.
Pertanyaan 8 :
Sebutkan organisasi-organisasi konservasi, pemerhati lingkungan yang kamu ketahui baik skala nasional maupun internasional !
Jawaban :
WWF, Walhi Ud.
Greenpeace. 
PBB, UNESCO, CIA. 
WHO bukan? 
DEMI ALLAH TAK TAU. 
Pertanyaan 9 :
Apakah kamu perokok ? menurutmu apakah dengan tidak merokok dapat mencegah global warming ? sebutkan alasan !
Jawaban :
Ga ngerokok, ga ngerokok juga tetep aja ga bsa cegah global warming, asap 100 btg rokok juga ga sbanding sma asap 1 kendaraan mobil, motor apalagi truck. jdi kesimpulan aq...ga ada efek ke global warming kalo perokok berhenti merokok. tapi efeknya ke tubuh si perokok.
 Merokok,dapat mencegah karena asap rokok dpt menipiskan lapisan bumi atmosfer dan lain sebagainya
Ya. Tidak merokok itu mencegah global warming
karena dari rokok mengeluarkan gas CO2 dan metana menyebabkan efek rumah kaca 
Yap saya perokok. Dan saya rasa ini adalah soal yang menyudutkan bagi para perokok. Rokok bukanlah hal yang fatal terhadap terjadinya global warming. Merokok ataupun tidak hanya 00000000,000001% saja pengaruhnya terhadap pencegahan global warming 
Tidak, iya krna merokok tu kan kluar asap. asapnya tu nanti lama2 banyak.
Pertanyaan 10 :

Apa aja upaya dalam menghemat listrik ? apakah kamu melakukannya ?
Jawaban :
Ga perlu upaya menghemat listrik, indonesia tiap hari juga mati lampu kok. secara ga langsung kan menghemat listrik juga. Tapi untuk formalnya ya.. pakai listrik secukupnya aja.
 Padamkan lampu yg tidak perlu di waktu beban puncak harian (jam 18-22), tidak pke lampu pijar, pake lampu hemat energi (yang ada logo SNI). Yup, shutdown kompi kantor kalo pulang.
 Hancurkan Gardu Listrik PLN, tapi saya ndak mau melakukannya.
Pertanyaan 11 :
Seberapa pentingkah peranan pemerintah dalam upaya penyelamatan bumi dari kerusakan ? sebutkan alasan ! dan apa saja yang sudah dilakukan pemerintah dalam pencegahan perusakan bumi ?
Jawaban :
Penting sih, kalo pemerintah ga mengupayakan kebijakan Save our earth, rakyatnya ga bakal bergerak n kpikiran sampe kesitu. Paling cuma nanam 1000 pohon doank, ga tau kapan tu pohon numbuh. bumi uda tua.
Sangat penting, karena dengan keikutsertaan pemerintah dalam mencegah global warming, maka akan terlaksana program save our earth. Dengan adanya penanaman seribu pohon dan juga memisahkan sampah organik dan anorganik.
Sangat penting. Tertera dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan tanaman dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 
Ga perlu diperintah perintah klo mau menyelamatkan bumi, kesadaran diri aja .
Pertanyaan 12 :
Merutmu apa dampak yang akan terjadi bila kerusakan bumi terus berlanjut ?
Jawaban :
Bumi jdi kurang sda, bnyk makhluk hidup kehilangan tempat tnggal n mkanan, udara jadi makin kotor,dan oksigen yg dihirup manusia uda bercampur ama zat-zat berbahaya lainnya, eskutub mencair n bumi isinya jadi air semua.
Terjadi bencana alam yang tidak terduga oleh manusia.
Dampak terbesar adalah DURHAKA DENGAN TUHAN dengan melakukan KIAMAT terlebih dahulu tanpa kehendaknya.



Itulah beberapa hasil jawaban yang saya dapatkan, sebenarnya banyak sekali jawaban yang berbeda-beda. Namun, jawaban-jawaban yang pilihan saya di atas dapat mewakilkan jawaban yang hampir sama dengan jawaban lainnya.

Saya dapat mengambil kesimpulan dari beberapa responden (sample). sekitar 85% mengerti tentang kerusakan lingkungan, global warming, efek rumah kaca, dampak-dampak kerusakan bumi serta cara menjaga lingkungan. 12% kurang mengerti, dan 3% tidak tahu sama sekali. #PerhitunganKiraKira

Karena jari sudah mulai tidak bersahabat, mungkin lebih baik saya akhiri saja postingan ini. Sampai jumpa di lain kesempatan tetap di saluran dan jam yang sama #eh.

Saya Pandu Wijaya, sekian "APA KATA MEREKA?" versi SOE-PROJECT.


Efek rumah kaca juga berdampak positif


Sesuai judul, di postingan kali ini saya mau bahas tentang Efek Rumah Kaca. Mungkin kalau untuk masalah yang ditimbulkan sudah basi untuk dibicarakan, karena sudah buanyak buanget yang ngebahas tentang dampak (negatif) dari Efek Rumah Kaca. Supaya gak basi nih, saya bahas aja dampak positif sesuai dari beberapa referensi yang saya dapat dari hasil bertapa selama 44 hari searching mbah gugel.

Efek Rumah Kaca yang kata orang kampung saya "Green House Effect" tidak selamanya berdampak negatif. Mengapa saya mengatakan hal tersebut? Sebelum saya memaparkan alasannya, sesuai kata pepatah "tak kenal maka tak sayang" (yang ini gak penting!!), alangkah baiknya jika kita membahas terlebih dahulu pengertian Efek Rumah Kaca tersebut

Apakah itu Efek Rumah Kaca?
          

Efek Rumah Kaca adalah peristiwa alam yang menyebabkan suhu bumi menjadi hangat. Tanpa adanya Efek Rumah Kaca, suhu permukaan bumi akan menjadi 33 derajat celcius lebih dingin. Gas Rumah Kaca seperti Karbondioksida, Metan, Nitrous Oksida, Hydrofluorocarbons, Perfluorocarbons, dan Sulfur Heksaflorida yang berada di atmosfer dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia terutama yang berhubungan dengan pembakaran bahan bakar fosil (minyak, gas, dan batubara) seperti pada pembangkit tenaga listrik, kompor minyak, AC, komputer, kendaraan bermotor. Selain dihasilkan oleh hal tersebut, Gas Rumah Kaca juga dihasilkan dari penggundulan hutan serta aktifitas pertanian dan peternakan. Gas Rumah Kaca yang dihasilkan menyebabkan meningkatnya Gas Rumah Kaca di atmosfer. 

Mungkin masih ada beberapa yang bingung mengenai penjelasan di atas. Agar lebih mudah kita memahami kinerja Efek Rumah Kaca, saya ilustrasikan bumi sebagai sebuah mobil yang diparkir di cuaca cerah.


Suhu di dalam mobil tentu saja akan lebih tinggi daripada suhu diluar mobil.  Mengapa hal tersebut terjadi? Karena sinar matahari yang masuk ke dalam mobil melalui celah-celah kaca diserap oleh jok, karpet, dashboard dan benda-benda lain di dalam mobil. Ketika panas tersebut akan dilepaskan kembali, tidak semua panas tersebut bisa keluar melalui celah jendela, sebagian justru akan dipantulkan kembali. Panas tersebut akan diradiasikan kembali oleh benda-benda di dalam mobil. Sehingga sejumlah energi panas akan tetap berada di dalam mobil, dan sebagian kecil yang berhasil melepaskan diri. Pada akhirnya, terjadi peningkatan temperature di dalam mobil yang mengakibatkan semakin panas.

Hal tersebut persis seperti Efek Rumah Kaca. Sinar matahari mengenai atmosfer serta permukaan bumi. Sekitar 70% dari energi tersebut tetap tinggal dibumi, diserap oleh tanah, lautan, tumbuhan, dan benda-benda lain. 30% sisanya dipantulkan kembali melalui awan, hujan, serta benda reflektif lainnya. Tetapi panas yang 70% tersebut tidak selamanya berada di bumi. Benda-benda di sekitar planet yang menyerap cahaya matahari seringkali meradiasikan kembali panas yang diserapnya. Sebagian panas tersebut masuk ke ruang angkasa, tinggal di sana dan akan dipantulkan kembali ke bawah permukaan bumi ketika mengenai zat yang berada di atmosfer, seperti karbon dioksida, gas metana dan uap air. Panas tersebut yang membuat permukaan bumi tetap hangat dari pada di luar angkasa, karena energi lebih banyak yang terserap dibandingkan dengan yang dipantulkan kembali. 

Lalu, apa dampak positif dari Efek Rumah Kaca?

Dari pengertian di atas, dapat kita simpulkan bahwa tanpa adanya Efek Rumah Kaca, bumi kita ini akan menjadi seperti planet mars yang tidak memiliki atmosfer yang cukup untuk menahan sinar matahari dan energi panas. Semua energi panas tersebut tidak tertahan, sehingga menyebabkan suhu yang super dingin (saya gak pernah ke mars, cuma baca di gugel). Dan tentu saja, kita , hewan, tumbuhan, dan mahluk hidup lainnya tidak akan bisa bertahan hidup. Coba deh bayangin, kalo bumi kita ini memiliki suhu dibawah rata-rata. Atau mungkin bayangkan bumi itu adalah sebuah kulkas raksasa. Kebayang gak?


Semoga Bermanfaat!!


Bumi kita, masa depan kita


Bismillahirrahmanirrahiim. Posting perdana nih #ProkProkProk.. Mungkin sebagai pembuka, saya yang ilmunya pas-pas an tentang Save Our Earth ini akan sedikit membuka mata kita akan pentingnya peranan kita sebagai manusia (yang bukan manusia, abaikan postingan ini!!) dalam menjaga bumi beserta seluruh ekosistemnya #cieee.


OK!! WAKTUNYA SERIUS!!

Saya jamin se jamin-jamin nya #eh, bahwa saya, anda, kita, dan masyarakat lain sudah mengerti secara umum kalo bumi ini sudah renta, bumi sudah tua, bumi sudah tak berdaya dan mungkin saja bumi sedang menunggu ajalnya #halaah. Yang jelas, gak mungkin ada orang yang bilang gak tau kalo bumi ini sudah diambang kehancuran.

Apa penyebabnya? jawabannya "BANYAK".


Global warming yang ditimbulkan oleh efek rumah kaca, penggundulan hutan, penangkapan satwa liar, polusi, pemborosan air, listrik, dan sumber daya alam lainnya, pembuangan limbah di sungai-sungai hingga akhirnya merusak ekosistem di laut, dan masih banyak lagi.


Kalau semua yang saya paparkan di atas terus berkelanjutan, apa yang akan terjadi? jawabnnya masih "BANYAK".


Kemungkinan yang akan terjadi adalah seluruh bumi ditutupi air karena melelehnya es kutub akibat global warming, satwa akan pindah ke tempat tinggal kita dan ketika lapar siapa yang menjadi mangsa? tentu saja manusia, virus mematikan akibat polusi berada di sekitar kita, stok oksigen akan terbatas sekali karena tumbuhan terutama pohon sebagai penghasil oksigen habis digunduli dan akhirnya kita akan mati (kecuali yang merasa tidak butuh oksigen).

Jika kondisi bumi sudah seperti itu, apakah manusia dapat mencari planet baru untuk bertahan hidup? jawabannya tentu saja "TIDAK". Bumi itu "special" #KataOrangKampungSaya. Bumi adalah sebuah planet di mana satu-satunya manusia, hewan, serta tumbuhan dapat hidup dan berkembang.


Jadi, apa yang harus kita lakukan agar semua itu tidak terjadi?

Manusia sebagai mahluk berakal seharusnya menjadi penjaga bumi, bukan sebaliknya. Sebagai Khalifah di muka bumi, manusia mempunyai peranan penting dalam memelihara bumi dan seluruh ekosistem di dalamnya. 

Namun, apa yang terjadi sekarang disekitar kita? 


Bumi sedikit-demi sedikit rusak dikarenakan oleh tingkah laku manusia. Tidak bisa dihitung lagi seberapa banyak oknum-oknum yang melakukan perusakan bumi.

Apa saja perusakan yang dilakukan? sekali lagi, jawabannya "BANYAK".

Seperti yang kita lihat, kita dengar, dan kita alami disekitar kita. Di media televisi, media cetak, dan media internet banyak informasi mengenai perusakan bumi misalnya illegal logging (pengambilan kayu hutan secara ilegal dan liar), Pemburuan satwa-satwa langka yang notabenenya sudah sedikit sekali populasinya (hampir punah), pembuangan limbah pabrik di sungai-sungai, dan masih banyak lagi.
             
                                
mereka yang melakukan, orang lain yang menjadi korban !!


Mungkin sebelumnya kita tidak perduli dengan hal tersebut. Namun, sekarang cobalah kita menganalisis dengan akal sehat kita. Jika kegiatan perusakan seperti ini terus terjadi dan kita tidak ambil pusing, maka perlahan hutan akan habis sehingga produksi oksigen sebagai satu-satunya unsur untuk kita bisa bernafas akan terbatas, air yang menjadi bagian pokok dalam kehidupan kita akan sulit didapatkan dan kita tidak akan bisa menemukan tumbuhan yang sebagian besar menjadi bahan makanan, dan akhirnya akan timbul berbagai macam penyakit yang berujung kematian (sebagian saudara kita sudah merasakan hal ini).

Mari kita berfikir, apakah mungkin kelak kita harus membeli oksigen untuk bertahan hidup? apa mungkin kita harus kembali ke zaman beberapa puluh tahun lalu yang jika ingin minum atau mandi harus berjalan beberapa puluh kilo ke sumber air? tidak ada cahaya, tv, radio, laptop, internet karena pemborosan energi yang kita lakukan sekarang? Sanggupkah kita menjalani kehidupan seperti itu?

Mungkin anda sekarang melihat evolusi teknologi secara besar-besaran dilakukan, sehingga kita tidak mungkin mengalami hal diatas yang saya sebutkan. Anda salah !! Teknologi yang terus berkembang semuanya berasal dari sumber daya alam yang ada di bumi. Energi listrik berasal dari minyak bumi, dan air. Hardware-hardware berasal dari bahan logam yang tentu saja berasal dari bumi.


Mungkin sudah cukup saya gambarkan fenomena yang terjadi di masyarakat kita sekarang. Apakah kita akan membiarkan mereka begitu saja menghancurkan masa depan kita? Apakah kita hanya diam melihat bumi tempat kita berpijak dengan seluruh fasilitas-fasilitas alam yang indah ini di rusak oleh mereka?

Demi kelangsungan hidup kita, anak kita, cucu dan cicit kita, marilah kita bersama-sama mulai meningkatkan kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar kita. Kita harus bisa mencegah, atau paling tidak berusaha memulihkan apa yang telah mereka rusak, dengan merubah pola pikir dan kebiasaan kita menjadi lebih baik, lebih perduli dengan lingkungan sekitar. Bagaimana caranya? Akan saya bahas di postingan selanjutnya.

Dont let Earth crying, Dont let Earth be dying