Tampilkan postingan dengan label wwf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wwf. Tampilkan semua postingan

Satwa langka, harus kita lestarikan


Indonesia memiliki banyak sekali spesies hewan. Dari jenis serangga, hingga mamalia yang besar. Iklim tropis di Indonesia membuat spesies-spesies tersebut merasa bahwa Indonesia adalah "Surga" bagi mereka. Dengan banyaknya hutan tropis, membuat mereka hidup dengan nyaman #haseek.

Tapi semakin lama, semakin banyak saja oknum yang mengganggu keberadaan mereka. mulai dari merusak habitat seperti Illegal logging, kemudian menangkap mereka untuk dijual, lalu mereka dihabisi tanpa prikebinatangan untuk dijadikan obat, dan makanan. Miris sekali. Apa jadinya manusia hidup tanpa mereka? Hewan hidup sebagai penyelaras alam. Kenapa mereka harus di bunuh? jawabannya "manusia hanya mementingkan isi dompetnya saja".

Penangkapan satwa liar sudah ada di dalam peraturan undang-undang (janggan tanya saya, cari di google sendiri yak). Tapi tetap saja jumlah satwa liar semakin berkurang setiap tahunnya. 

Baydewey.. Daritadi ngomongin satwa langka, udah pada tau belum satwa langka apa aja yang harus dilindungi yang ada di Indonesia? Kalo udah tau bagus deh. Buat yang belom tau, nih saya cantumkan  beberapa satwa langka di Indonesia, yang jumlahnya semakin hari semakin sedikit karena ulah tangan manusia yang memburu dan merusak habitat mereka.

Cekibrooot!!

1. Burung Merak

2. Harimau Sumatera

3. Badak Jawa

4. Kuskus

5. Kijang

6. Elang Jawa

7. Bangau Hitam

8. Anoa

9. Komodo

10. Alap-alap


Sebenarnya banyak sekali hewan di Indonesia. Tapi sayang, karena manusia yang sekali lagi hanya mementingkan isi dompet mereka, hilang sudah harapan hidup untuk spesies mereka.

Ayo kita lestarikan hewan langka yang hampir punah tersebut. Gimana caranya? Banyak kok. Bisa dengan berbagi informasi melalui social media, tulisan-tulisan di blog dan website, atau dengan bikin poster-poster. Walaupun hanya berpengaruh kecil sekali, paling tidak kita sudah saling mengingatkan sesama agar tidak memburu hewan-hewan tersebut, dan tidak merusak habitat mereka.

Bayangkan jika hewan tidak lagi memiliki tempat hidup di hutan. Mereka akan tinggal di kota bersama manusia. Kalo doski laper? siapa yang disantap? KITA!! MANUSIA!! #hanyamembayangkan.

Sekian postingan kali ini. Semoga bermanfaat !!

*untuk melihat sumber, silahkan di klik gambarnya

WWF, organisasi konservasi dunia



//intermezo


di kantin kampus...

"ndu,lagi ngapain kau?" sahut seorang temanku
"lagi galau.." menjawab dengan tampang menyedihkan
"bagh.. galau knapa cacad?" tanyanya kemudian
"bingung mau bahas apaan di blog" masih dengan tampang menyedihkan
"oo.. buat CDC ya? tema nya apa?" merespon dengan tanggap
"Save our earth.. bantuin dong!!" kali ini dengan tampang memelas
"bahas WWF aja ndu!!" sambil nepokin bahuku
"HAH?? SMACK DOWN??" berubah tampang kaget, udah gak tau gimana bentuknya
*hening sejenak
lalu... "ndu.. kau IDIOT" lalu hening lagi
krik........... krik...........

SUMPAH!! asli kayak orang paling gak G4wuL sedunia akherat.. Kayak lagi pake baju samaan di pesta, tersesat di dunia kembar.. #GakPenting. Akhirnya keluarlah jurus terakhir.. TANYA MBAH GOOGLE!!


Setelah melakukan pencarian. Terdamparlah aku di salah satu web yang berisi informasi mengenai WWF.
Ternyata eh ternyata.. WWF itu bukan World Wrestling Federation alias Smack Down. WWF adalah sebuah organisasi konservasi lingkungan dunia. Simplenya begini, organisasi WWF ini melakukan banyak project dalam upaya melindungi satwa-satwa serta ekosistemnya dari kepunahan.

INGAT!! Saya tidak membahas WWF yang ini !!

seperti yang saya kutip dari official web dari WWF :

WWF adalah sebuah organisasi terbesar berskala internasional di dunia konservasi yang didirikan secara resmi pada 29 april 1961. Kantor pertamanya di buka pada bulan september 1961 di kota Morges, Swiss. WWF juga memiliki kantor untuk jaringannya yang disebut dengan WWF INTERNATIONAL di kota Glend, Swiss. Sekarang, WWF telah memiliki banyak kantor cabang di berbagai negara (termasuk Indonesia lho!!) dan sejak didirikan kurang lebih 50 tahun lalu WWF telah menginvestasikan sekitar 10 milliar US Dollar untuk lebih dari 13.000 proyek. Sesuatu banget !!

Pada awalnya, WWF adalah sebuah singkatan dari World Wildlife Fund. Namun karena dianggap tidak mencakup ruang kerja organisasinya, maka di tambahkan menjadi World Wildlife Fund for Nature. Organisasi yang mengambil logo seekor panda bukan pandu ini memiliki Misi untuk menghentikan degradasi lingkungan alam dan membangun masa depan dimana manusia hidup selaras dengan alam dengan mengkonservasi di dunia keanekaragaman hayati dan mempromosikan pengurangan polusi dan konsumsi sumber daya alam yang tidak boros. Dengan bekerja sama dengan banyak mitra seperti PBB, UICN, USAID, dan WORLD BANK, organsasi ini semakin kuat dan terus menerus melakukan berbagai upaya dalam menjalankan misinya tersebut.

NAH!! sekarang kita udah tau apa itu WWF sebenarnya. Menurut saya pribadi nih, organisasi yang seperti ini nih yang wajib kita dukung. Seperti di Indonesia dengan WWF INDONESIA nya. Seharusnya pemerintah memberikan kontribusi yang besar tehadap organisasi ini. Dan satu lagi, tentu saja kita juga memulai ikut andil dalam pernjagaan lingkungan.

Sebenarnya kita dapat menemukan organisasi sejenis di lingkungan kita. Misalnya saja di kampus, ada organisasi MAPALA (Mahasiswa Pencinta Alam) yang visi misi nya kurang lebih sama. Dengan kita mengikuti organisasi seperti ini, otomatis kita akan lebih mencintai alam. Dan namanya sudah cinta, anggap sajalah pacar, istri atau suami, dan anak anda. Bukankah anda tidak mau orang yang anda cintai dicelakai oleh orang lain?

Oke, cukup sudah sedikit pembahasan saya mengenai WWF. Sekarang saya mengerti, anda mengerti. Saya tidak akan di bilang idiot lagi #SenyumLicik. Maap jadi curhat >.<.

Sebagai penutup, harapan saya semoga apa yang WWF (dan organisasi sejenis) lakukan, membuka mata kita untuk segera bertindak dalam pencegahan kerusakan lingkungan yang lebih parah demi kelangsungan hidup manusia, hewan, dan tumbuhan.

Go WWF, Go Indonesia, dont stop doing that
sumber : www.panda.org